Category Archives: Event

Gandeng Mahasiswa, HIPSI DIY Adakan Seminar Entrepreneur

Mahasiswa UIN SUKA

 

Yogyakarta, NU Online
Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) Daerah Istimewa Yogyakarta bekerja sama dengan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, mengadakan Seminar Entrepreneur dengan tajuk “Mempersiapkan Diri Menuju Indonesia 2030”.

Seminar berlangsung di Teatrikal Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Jum’at (20/12) siang.

Mewakili HIPSI DIY, Habib A. Syakur yang juga Ketua RMI Yogyakarta menjelaskan posisi HIPSI yang berada di bawah Rabithah Ma’ahid Islamiyyah (RMI). Menurutnya, seminar itu sesuai dengan visi HIPSI, yakni membentuk generasi yang menciptakan pekerjaan, bukan mencari pekerjaan.

Ishadi SK yang menjadi narasumber mengatakan, seminar entrepreneur itu bertujuan mempersiapkan generasi Indonesia menuju tahun 2030. Karena, di tahun 2030 nanti Indonesia harus menduduki peringkat 5 dalam daftar negara yang memiliki tingkat ekonomi terbesar di dunia setelah China, India, Amerika Serikat (US), dan Eropa.

“Namun pertanyaan yang muncul kemudian, apa bisa?” lanjut Ishadi yang juga Komisaris Trans Media.

Ishadi optimis. Indonesia, tambahnya, bisa mencapai target karena Indonesia memiliki empat modal. Pertama, Indonesia merupakan lokasi strategis geopolitik dan ekonomi di mana Indonesia merupakan jalur strategis yang dilewati hampir separuh perdagangan besar di dunia yang berlayar dari Selat Malaka.

Kedua, lanjut Ishadi, sumber daya alam Indonesia yang melimpah. Ketiga, keragaman budaya di Indonesia. Keempat, sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan tidak kalah kualitas dengan SDM lain negara.

Namun Ishadi menyayangkan selama ini potensi-potensi itu belum diolah dengan baik terutama SDA dan SDM. Ia yakin, di balik kekayaan alam Indonesia Tuhan menciptakan SDM yang berkualitas.

Di akhir acara, para peserta aktif seminar dibagikan buku secara gratis oleh pemateri. (Dwi Khoirotun Nisa/Alhafiz K)

Pembina HIPSI Pusat: Menjalankan Bisnis, Amalkan Sunah Rasul

HIPSI DIY

Yogyakarta, NU Online
Aktivitas bisnis sama dengan menjalankan sunah Rasul. Rasulullah adalah saudagar Makkah. Dengan pamannya, Rasul berdagang ke Syam, dan lain kota. Sejarah itu memberikan pelajaran bagi umat bahwa ketika di dunia manusia tetap harus bekerja tanpa mengabaikan akhirat.

Demikian disampaikan Pembina Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) Pusat Aunur Rofiq saat menjadi pemateri dalam Seminar Entrepreneur yang diadakan HIPSI DIY di Teatrikal Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Jum’at (20/12) siang.

Hadits Rasul, lanjut Rofiq, menyebutkan, tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah. Rasulullah pun memberikan contoh nyata dari hadits itu.

Rofiq sedikit menyayangkan para da’i yang menyatakan, daripada menjadi orang kaya yang tidak bertaqwa, lebih baik menjadi orang miskin yang bertaqwa dan tawakkal.

“Seharusnya dibalik, lebih baik menjadi orang kaya yang sekaligus bertaqwa. Jadi mindset kita jangan hanya ingin jadi pejabat, tapi juga menjadi pengusaha yang bisa menyerap para pengangguran,” ujar Rofiq yang juga Komisaris Utama PT Nusantara Termagoal.

Rofiq yang telah melanglang dalam dunia bisnis mengatakan, seorang pebisnis akan selalu berpikir dan melihat peluang. Pebisnis tidak boleh berpikir dan khawatir bangkrut. “Satu lagi, dalam bisnis harus betul-betul menggunakan otak. Jangan hanya jadi makelar,” tegasnya.

Senada dengan penyampaian narasumber lain Ishadi SK, Rofiq menyatakan optimis akan masa depan perekonomian Indonesia. Karena, di banding lain negara, Indonesia memiliki generasi muda yang sangat banyak. (Dwi Khoirotun Nisa/Alhafiz K)
Sumber NU Online

Ngaji Entrepreneur Bareng CT di Al-Yasini Pasuruan

Chairul Tanjung HIPSI

Pasuruan -Ribuan santri dan santriwati Pondok Pesantren Al Yasini, Wonorejo, Pasuruan, Jawa Timur antusias mengikuti Ngaji Entrepreneur bareng Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chairul Tanjung (CT).

Bertempat di aula pondok putri, ribuan santri mendengarkan ‘pengajian’ dari Chairul Tanjung. Pemilik CT Corp itu memompa semangat santri untuk terus belajar untuk menggapai cita-citanya di bidang entrepreneur.

“Sukses adalah hak semua orang. Semua orang bisa tidak sukses, semua orang bisa sukses. Mau sukses tergantung orang itu sendiri,” ujar CT saat memberikan ‘pengajiannya’ di acara bertema ‘Peran Pengusaha Muslim Terhadap Pemberdayaan Ekonomi Pesantren’, di Pondok Pesantren Terpadu Al Yasini, Wonorejo, Pasuruan, Minggu (10/11/2013).

CT membeberkan kiat-kiatnya ke santri agar menjadi sukses yakni, harus lebih pintar dibandingkan dengan orang lain.

“Pintar tidak hanya nilai sekolahnya tinggi. Selain pintar di sekolah juga pintar ilmu masyarakat di kehidupan. Ilmu di sekolah bisa dipelajari, kalau ilmu masyarakat tidak bisa dipelajari tapi diamalkan,” tuturnya sambil mengingatkan santri, untur terus belajar.

“Jangan ada yang mengeluh disuruh belajar, karena pintar bukan untuk pesantren, kiai, tapi untuk diri sendiri,” katanya.

Kunci orang menjadi sukses yakni harus bekerja keras. Katanya, orang yang bekerja keras akan mendapatkan peluang jauh lebih banyak dibandingkan dengan orang malas

Jelang Perdagangan Bebas, HIPSI Jatim Sinergikan Potensi Santri

jatim

Jombang, NU Online

Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) Jawa Timur mengingatkan anggotanya akan tantangan ke depan khususnya menjeleng perdagangan bebas kelak. Banjirnya produk luar negeri dan tenaga kerja asing ke Tanah Air hanya dapat ditangani dengan penguatan jaringan pengusaha santri.

Demikian disampaikan Ketua HIPSI Jatim Sulayman yang akrab disapa Pak Leman dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) sekaligus silaturahim dan pelatihan Informasi dan Teknologi di Pondok Pesantren Al-Ilahiyah Ngoro Jombang, Jawa Timur, Sabtu (30/11).

Pak Leman yang juga pengusaha kertas bekas di Jombang ini mengingatkan tantangan berat itu dapat dilawan dengan mempererat tali silaturahmi dan kelengkapan struktur organisasi HIPSI di setiap kota dan kabupaten.

Sejumlah kepengurusan di tingkat pusat dan wilayah harus juga diimbangi dengan kelengkapan kepengurusan di level kecamatan hingga desa. Karena, bila hal itu dapat dilakukan, maka ketersediaan barang dan jasa dari sejumlah pengusaha santri dapat disinergikan dan didistribusikan hingga level paling bawah, lanjutnya.

Senada dengan Leman, Ketua Umum HIPSI Muhammad Ghozali yang hadir pada kegiatan itu juga mengingatkan pentingnya sinergi sejumlah potensi ekonomi para santri yang sebenarnya berpotensi sangat besar.

“Kita prihatin karena negeri ini hanya dikuasai orang kaya yang tidak berlatar belakang santri,” katanya saat memaparkan hasil survey sebuah majalah yang menampilkan sejumlah orang kaya di Tanah Air.

Tampilnya pengusaha kaya dari kalangan nonsantri dan bukan warga negara kita mengindikasikan bahwa pemilik negeri ini adalah ternyata orang lain, ungkapnya.

Dengan sejumlah fakta itu, ia mengajak para pengurus untuk terus bergerak mengisi kesempatan untuk bakti kepada bangsa dan masyarakat. Kalau saya mengibaratkan, kita adalah setetes air mata. Bila diakumulasikan, maka akan menjadi lautan samudera, terangnya.

Dengan visi menciptakan satu juta santri pengusaha di tahun 2022 kelak, HIPSI akan terus bergerak dalam upaya melengkapi kepengurusan di berbagai kawasan. Kita optimis akan lahir pengusaha besar nasional dari kalangan santri, imbuhnya.

Di HIPSI ada jabatan ketua, sekretaris, wakil sekretaris, bendahara, dan ketua bidang. Sedangkan kepengurusan dibedakan dengan tugas organisasi dan pengkaderan, pendidikan wirausaha dan pembinaan usaha pemula, usaha, koperasi dan UKM, bidang IT, publikasi dan media, industri kreatif dan seni, kerjasama luar.

Ada juga hubungan pesantren dan sosial kemasyarakatan, perdagangan dan perindustrian, pertanian serta peternakan, properti dan konstruksi, dan pemberdayaan wanita.  Kami juga memiliki bidang koordinator kampus, serta penelitian dan pengembangan, lanjut Ghazali. (Syaifullah/Alhafiz K) Sumber Nu Online

Nama Anda (wajib)

Email Anda (wajib)

Judul Pesan

Isi Pesan

Dapatkan Modal Usaha Puluhan hingga Milyaran lewat WMM 2014

Ada yang mau dapatkan modal Usaha puluhan hingga milyaran.
dapat pelatiah dan pendampingan usaha?
publikasi secara nasional dan bergabung dengan komunitas pengusaha nasional.

Daftarkan diri anda di kompetisi pengusaha paling bergengsi, Wirausaha Mandiri 2013
Pendaftaran dengan cara , isi data diri anda pada :

http://wirausahamandiri.co.id/pendaftaran-wirausaha-mandiri.html

Untuk kolom rekomendasinya di isi:
- Alumni WMM & MYT : Ridwan Abadi
- Perguruan Tinggi: asal univ / kosongi saja
- Nama pemberi rekomendasi dari Perguruan Tinggi: nama dosen/kosongi saja

bagi yang serius dan butuh konsultasi bisa kirim email ke ridwanabadi@emascorp.com

Pelatihan Kuliner HIPSI dan Unsoed @Jateng

nugget

HIPSI Jateng bekerja sama dengan LPPM Unsoed Purwokerto mengadakan pelatihan proses produksi pembuatan bakso, sosis, dan nugget dari bahan baku jamur. Acara akan diselenggarakan. Hari. : Rabu. 18 September 2013
Jam. : 09.00 WIB – selesai.
Tempat : kompleks MTs Ma’arif NU Kaliwadas Bumiayu.

Dengan narasumber dan instruktur Team LPPM Unsoed Purwokerto. Gratis untuk Anggota HIPSI, RMI, Muslimat, Fatayat dan Perwakilan Pesantren. Dapat snack, makan siang, dan bahan baku pelatihan. Silahkan bergabung. Yang berminat bisa hubungi Pak Sodikin ( ketua HIPSI Brebes) 08139336677, 081548021061. Insya Allah kerjasama ini akan berlanjut di Wil Karesidenan Banyumas

HIPSI DIY: Bangga Jika Santri Punya Usaha!

Yogyakarta,
Meskipun berat, namun harus tetap melaksanakan tanggung jawab yang telah ditangguhkan di atas pundaknya. Demikian gambaran perasaan H Buchori Al-Zahrowi, tatkala pengusaha-pengusaha NU Yogyakarta mendaulatnya sebagai ketua Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) cabang Yogyakarta, Sabtu (1/6) sore, di gedung PWNU DIY, Jl MT Haryono, 41-42.

Ditemui NU Online usai memimpin rapat perdana pembentukan kepengurusan HIPSI Yogya, bapak yang akrab disapa H Buchori AZ ini pun menuturkan perihal empat harapannya untuk HIPSI Yogya ke depan.

Pertama, tumbuhnya mindset enterpreneur. Kedua, meningkatnya ghirah wirausaha santri. Ketiga, bertambahnya link, dan keempat, memiliki data base pengusaha santri,” tuturnya.